Mendekatkan anda dengan yang
terjauh, menjauhkan anda dengan yang terdekat. Mungkin kata itu memang
tepat untuk disematkan pada alat canggih yang akrab dengan kehidupan manusia di
era modern kali ini. Gadget memang memanjakan kita untuk menemui segala hal
dengan hanya mengoperasikan alat tersebut dimanapun dan kapanpun. Tapi
terkadang manusia sendiri tak sadar efek yang secara tidak langsung terdapat
pada benda kecil itu. Saya sendiri baru menyadari efek negatif dari gadget ini
ketika saya mau ganti gadget yang lebih canggih, rencananya sih seperti itu.
Namun apa mau dikata setelah dapet uang penjualan gadget lama, belum sempat
dijual uangnya sudah dipakai buat hal lain. Maklum, namanya aja mahasiswa hahaha. Karena hitung-hitungan dengan uang
yang sisa, akhirnya saya beli handphone standar yang sangat jauh kecanggihannya
dengan gadget saya yang baru dijual itu. Pada awalnya, saya sangat kagok dan
bingung akan melakukan hal apa. Biasanya saya selalu pegang gadget dan
melakukan hal-hal yang menyenangkan dengan gadget saya, namun kali ini saya
serba bingung karena saya tidak mungkin melakukan hal yang sama dengan
handphone baru saya ini. Nah,
pada saat itulah saya sadar bahwa ternyata selama ini saya terlalu tergantung
dan dimanjakan oleh kecanggihan dari sebuah gadget.
Dari hal yang sebenarnya tidak sengaja tersebut, saya jadi tahu bahwa selama
ini banyak kegiatan positif yang saya lewatkan gara-gara tidak dewasa dalam
penggunaan gadget. Selama ini secara tidak sadar saya memang dapat
berkomunikasi secara intens terhadap orang-orang yang keberadaannya jauh dari
saya, namun disisi lain saya justeru mengabaikan dan cenderung tidak peka
terhadap orang-orang disekitar saya. Ironis sekali memang, keberadaan gadget
jika tidak dewasa dalam penggunaannya dapat mengubah kualitas hubungan
seseorang. Apalagi gadget ini terkadang dapat membuat saya lupa waktu, bahkan
asyiknya bermain gadget dapat membuat saya lupa akan tugas-tugas saya yang
sebenarnya menumpuk. Mungkin kejadian saya gagal membeli gadget yang lebih
canggih adalah teguran dari Allah. Saya mungkin terlalu mengikuti trend yang ada tanpa melihat suatu fungsi
dari apa yang saya beli tersebut. Tetapi walaupun banyak hal negatif yang
terdapat pada dampak penggunaan gadget, bukan berarti kita harus phobia
terhadap keberadaan gadget. Saya sendiripun masih ingin membeli sebuah gadget
canggih, namun mungkin saya harus lebih dewasa dalam penggunaannya. Banyak hal
positif yang dapat kita raih dalam penggunaan gadget, jadi ya jangan takut
untuk memiliki gadget. Cukup untuk dewasa saja dalam menggunakannya.